Tampilkan postingan dengan label mesin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mesin. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Februari 2017

Cara setting hook rotari dan jarum pada mesin jarum 1 [relation ship]


Setting atau setel adalah penyesuaian atau penyelarasan antarara hook dan jarum dengan aturan tertentu sehingga tidak terjadi masalahseperti jarum patah benang putus atau loncat pada saat proses jahit bahan material kain.

Untuk proses penyetingan jarum dan hook sebaiknya dilakukan atau didampingi oleh orang yang sudah berpengalaman dibidang ini. Boleh juga dilakukan oleh oprator mesin yang sudah biasa mengoprasikan mesin jarum 1, jangan coba bila baru mengenal mesin untuk melakukan langkah-langkah ini.

Berikut langkah demi langkah penyetingan hook rotari danjarum

Terlebih dahulu persiapkan alat alat untuk membuka atau menghaluskan hook dan lainya adapun alat- alatnya seperti obeng min tang pinset sikat kawat amplas halus dan jarum cadangan.




  • Matikan mesin terlebih untuk menghidari mesin berputar  jarum patah atau dinamo kebakar pada saat penyetingan.
  • Lepaskan bagian luar dulu sepatu mesin dan nedle guard atau pelindung jarum dengan obeng min
  • Lepaskan dua baut plat dengan obeng min dan keluarkan plat dari duduknya.
  • Bersihkan sela-sela gigi dan hook dari debu dan kotoran dengan sikat kawat atau pinset hindari membersihkan sisa benang atau yang lain dengan benda tajam yang mengakibatkan lecet dan tajam pada part yang penting.
  • Buka dua baut gigi dengan obeng min dan bersihkan bila sudah tidak terbiasa dengan gigi yang menghalangi pandangan saat penyetelan.
  • Putar perlahan mesin dengan tangan perlahan sehingga posisi jarum berada paling bawah, putar lah berlawanan arah jarum jam untuk mesin jarum 1.
  • Pada posisi jarum dibawah perhatikan tiang jarum lihat tanda pada tiang jarum coba perhatikan posisinya sesuaikan tinggi dan rendah dengan merubah pada baut seting yg sejajar diatasnya.
  • Kendorkan kedua atau tiga baut hook usahakan jangan dilepas yaitu jangan terlalu kencang atau terlalu kendor, bila hook bisa diputar dengan tangan itu posisi setting yang pas.
  • Bila keadaan yang memaksa hook boleh dibuka untuk membersihkan benang atau menghaluskan bagian hook yang kasar dengan gurinda kain.
  • Putar kembali mesin perlahan seperti diatas kali ini posisi seting jarum pada saat jarum mau naik Dan ujung hook tepat diatas coakan jarum antara 1~3 mm jarak antara keduanya kira-kira 0,5 mm.
  • Kencangkan kedua atau tiga baut hook secara berbarengan secara bersamaaan yaitu sedikit demi sedikit dulu, hindari mengencangkan satu persatu.
  • Pasang kembali gigi kencang kan kedua bautnya sesuaikan gerakan gigi yaitu seimbangkan langkah dan celah gigi yang ada pada plat.
  • Pasang kembali plat dan kedua bautnya perhatikan posisi gigi dan lubang jarumnya. Posisi yang benar bila jarum tidak menyentuh atau bersengggolan dengan lubangnya pada plat.
  • Pasang kembali sepatu dan nedle guard perhatikan posisi tengah sepatu agar tidak  menyentuh atau bersenggolan dengn jarum.
  • Proses percobaan dengan material bahan hindari trouble putusan loncat atau patah jarum. Bila masih terjadi salah satu masalah diatas coba setting kembali ikuti langkah demi langkahnya.
  • Untuk memperjelas akan kami perjelas dengan video pada you tube

Senin, 02 Januari 2017

KERUSAKAN DAN CARA MEMPERBAIKI MESIN JARUM 2


Mesin jarum dua sama halnya dengan mesin jarumsatu cara pengoprasian pun tidak jauh beda, bentuk dan fungsi bagian tidak berbeda, sehingga mempermudah dalam pemakaian.Yang membedakan terletak pada desain gauge set tiang jarum plat hook dan sepatu, jarak kedua jarum pun bisa disesuaikan dan dijual terpisah.
Jenis kerusakan dan cara perbaikan


1.Loncat [skip stick]
Perhatikan kedua jarum bila tumpul ganti dengan yg baru gunakan jarum DPX5 ATAU DPX17
Perhatikan posisi kedua jarum bila terbalik searahkan kembali adapun pemasangan kedua jarum yaitu saling berhadapan. Dimana coakan jarum mengarah keluar dari keduanya.
Perhatikantekanan kedua benang yang kiri dan yang kanan usahakan jangan tertukar.cek tekanan benang nya bila perlu disamakan dengan memutar tension masing- masing. Usahakan tension dan spring berfungsi.
Perhatikan tekanan spul [bobin] yang berada didalam  hook atau bobin chase, main kan kedua baut  untuk merubah tekanan masing-masing spul.
Perhatikan ketinggian jarum seiramakan kedua jarum bila terlalu bawah coba dikeataskan,tau sebaliknya dengan  membuka kedua baut nedle clamp dan menggesernya.
Bila langkah mudah diatas sudah bisa dikendalikan dan hasil masih loncat maka gunakan tutorial cara penyetingan hook rotari dan jarum pada mesin jarum2.

2.Putusan [cut out]
Lakukan step by step pada kerusakan diatas skip stick.
Perhatikan hook dari benang yang sering putus bila ada gejala kasar atau tajam pada suatu sisi. Bila memungkin kan lepas hook dan haluskan dengan gurinda kain.berikut tutorial cara membuka hook jarum 2
Perhatikan lubang gigi  bila ada kemungkinan kasar atau tajam buka dan haluskan dengan gurinda kain, perhatikan step cara membuka sepatu jarum plat dan gigi.
Perhatikan kamajabi atau tahanan hook  bila ada kemungkinan kasar dan tajam haluskan dengan amplas atau gurinda kain.
Coba tutorial cara setting hook dan jarum pada jarum 2

3.Kerut [puckring]
Lakukan step perbaikan untuk skip stick dan teliti kembali
Perhatikan juga benang jarum kiri dan kanan usahakan kedua benang kiri dan kanan mempunyai kekuatan yang sama saat ditarik.ada kala salah satu benang harus kencang melebihi  standart, ini kemungkinan ada part atau salah satu bagian yang sudah aus longgar atau timing tidak pas.
Perhatikan benang bawah kiri dan kanan usahakan kedua benang lancar seret dan tidak longgar atau tersendat-sendat. Penarikan benang saat spul didalam skoci atau bobbin chase
 Perhatikan tekanan sepatu agar jangan terlalu kencang atau terlalu ringan.bila perlu gunakan teflon  pada tapak sepatu.
Perhatikan posisi gigi sepatu dan jarum. Gerakan gigi harus seimbang saat diputar timing jarum dan gigi harus pas dalam arti kata gigi tidak bersenggolan atau menyentuh plat. Posisi sepatu ditengah tidak bersentuhan atau bersenggolan dengan jarum. Dan timing jarum dan gigi sesuai standart coba cara setting timing jarum dan gigi pada mesin jarum 2
Lakukan step step nya dengan teliti bila keadaan masih kerut atau gelombang coba tutorial cara mengatur sepatu gigi dan jarum.

4.Melintir [twist]
Perhatikan dan lakukan step penyelesaian puckring dan loncat
Tekanan sepatu seringan mungkin tapi tidak menyebabkan jalan mesin jadi seret atau mater. Berilah teflon pada tapak sepatu bila memungkinkan.
Sesuaikan ketinggiandan kemiringan gigi, usahakangigi depan lebih tinggi dibanding belakang ikuti c cara setting gigi mesin jarum 2
Bila step diatas masih belum lurus atau plat cobalah perhatikan timing ikuti tutorial ini cara setting timing mesin jarum 2.

5.Benang/ thread [up or down]
Ini yang sering terjadi pada mesin jarum satu dan jarum dua, dimana benang yang gunakan ada perbedaan ukuran yang diinginkan dari buyer atau pembeli. Sehingga benang yang kecil kalah terbawa keatas atau kebawah.
Bila benang atas masih bertahan dibawah Perhatikan tension benang yang atas dulu stabilkan kencangkan sampai  batas standart,kendorkan benang bobbin chase sampai kendor dan agak seret.
Bila benang bawah masih bertahan diatas perhatikan tension benang yang atas dulu stabilkan kendorkan sampai batas standart, kencangkan benang bobbin chase sampai kencang dan seret.
Bila keadaan tidak stabil benang kadang diatas atau kadang bertahan dibawah maka sebaiknya lakukan penyettingan berikut cara setting timing mesin jarum 2.


Inilah sedikit penjabaran penyelesaian dari setiap kerusakan umum yang sering terjadi pada mesin jarum 2, mudah mudahan dapat pemahaman dan mesin dapat normal kembali.
Diberdayakan oleh Blogger.